SIWA (Sistem Informasi Melalui Whatsapp)

Nov12

PN Bogor siap melaksanakan prinsip 3M sebagai petunjuk Protokol Pencegahan Covid-19 dari Ketua Mahkamah Agung RI

Kategori // Berita

PN Bogor siap melaksanakan prinsip 3M sebagai petunjuk Protokol Pencegahan Covid-19 dari Ketua Mahkamah Agung RI

PN Bogor – Bertempat di ruang rapat Pengadilan Negeri Bogor,  Ketua Pengadilan Negeri Bogor Dr. Neny Yulianny, SH. M.Kn bersama Wakil Ketua PN Bogor, Syamsul Arief, SH.MH. para hakim, Panitera, Sekretaris beserta jajaran menyimak kegiatan rapat pembinaan teknis dan administrasi Yudisial secara Virtual oleh  Ketua Mahkamah Agung RI Dr. H. Muhammad Syarifudin, SH. MH. dari tempat pelaksanaan rapat teknis administrasi yudisial di Palembang (Rabu, 11/11/2020)

Ketua Mahkamah Agung pada rapat  pembinaan ini kembali mengingat kepada seluruh warga peradilan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan  dan menjaga jarak sebagai bentuk penyesuaian dengan kebiasaan baru dalam menyikapi peningkatan korban positif Covid-19 yang disumbang oleh cluster perkantoran.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Peradilan bagi Pimpinan, Hakim dan Aparatur Peradilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama pada 4 (empat) Lingkungan Peradilan Se-Wilayah Sumatera Selatan, yang diselenggarakan secara fisik dan daring di Palembang, pada Selasa (11/11/202).

Ketua MA RI memulai pidatonya dihadapan para jajaran pimpinan MA, Pimpinan dan hakim Pengadilan Tinggi serta pengadilan Tingkat pertama dari empat badan peradilan Indonesia diwilayah Palembang yang hadir secara fisik dan seluruh jajaran pimpinan serta warga peradilan diseluruh Indonesia secara daring untuk memunajatkan doa bagi para hakim dan warga pengadilan yang meninggal dunia akibat covid-19. Dalam pidatonya Ketua MA mengutip data website Mahkamah Agung Republik Indonesia terkait informasi Covid-19  per tanggal 1 November 2020, jumlah aparatur peradilan yang  dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 921 orang. Dengan rincian: 141 orang sedang menjalani perawatan medis, 520 orang melakukan isolasi mandiri, 248 orang telah dinyatakan sembuh dan 12 orang meninggal dunia.

Jumlah ini mengalami peningkatan hampir 91% dibanding data per 1 Oktober 2020 yang mencatatkan 481 korban positif.  Ketua MA mengutip pula data yang  dirangkum oleh Sekretariat Pimpinan Pusat IKAHI, dari periode Januari sampai dengan 4 November 2020 jumlah Hakim yang meninggal dunia tercatat sebanyak 68 orang atau terjadi penambahan 9 orang.

Sama seperti himbauan pada pidatonya terdahulu dalam rapat pembinaan teknis MA di Yogyakarta tanggal 12 Oktober 2020 Ketua MA meminta selain mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan prinsip 3 M tersebut juga menghimbau dilakukannya rapid test dan swab test secara rutin di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan secara terjadwal. Untuk itu, beliau berharap adanya kerja sama dan dukungan dari segenap jajaran Mahkamah Agung dan pengadilan di setiap wilayah Indonesia guna menekan angka paparan virus corona yang terus meningkat pada warga peradilan. Dukungan tersebut berupa anggaran, serta ketersediaan alat pelindung diri berupa masker, tempat cuci tangan dan handsanitizer maupun pengawasan protokol kesehatan.

“Saya menargetkan di bulan Desember 2020, angka korban positif Covid-19 di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dapat menurun secara drastis, seraya kita berdoa agar segera tersedia vaksin maupun obat dari virus yang berbahaya ini”, ucap Ketua Mahkamah Agung HM Syarifudin yang merupakan putera kelahiran Baturaja Sumatera Selatan tersebut.

Merespon pidato Ketua Mahkamah Agung tersebut jajaran  PN Bogor bertekad untuk tetap terus menegakan protokol kesehatan dengan menjalankan prinsip 3 M sebagaimana petunjuknpimpinan Mahkamah Agung tersebut.



"Alhamdulillah PN Bogor pada awal september telah melaksanakan rapid test dan swab secara menyeluruh kepada warga PN Bogor dan terus menegakan disiplin protokol pencegahan penularan covid-19. Kami juga sudah melaksanakan Surat Edaran No. 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja dalam Tatanan Normal Baru pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada Di Bawahnya untuk Wilayah Jabodetabek dan Wilayah Dengan Status Zona Merah Covid-19. Waspada, berikhtiar dan berdoa semoga warga PN Bogor terhindar dari paparan Covid-19", Ucap Dr. Hj. Neny Yulianny, SH. M.kn Ketua PN Bogor yang baru saja mempresentasikan dengan baik kepada tim Kementerian PANRB dalam rangka upaya PN Bogor meraih status Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai predikat paripurna dalam Zona Integritas (ZI).

SA

Pengadilan Negeri Bogor Kelas I B
Jalan Pengadilan No.10
Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia 

+62 251 8323 121
+62 251 8323 190
surat@pn-bogor.go.id

©2020 Pengadilan Negeri Bogor